Ibu....
Aku panggil mama, bagiku mama adalah seseorang yang teramat aku sayang dan yang setiap kali aku mengingat atau menceritakan atau menulis tentangnya selalu membuat aku menangis? kenapa menangis? karena banyak waktu yang sudah tidak bisa aku lalui bersamanya....
mama yang tabah, sabar, kuat, dan sangat baik, juga sangat tegas. Demi kami anak2nya ia rela bekerja apa saja. (saat itu papa sedang kerja diluar kota dan jarang pulang). Dengan gigihnya ia bekerja di rumah temannya mencuci, menyetrika dan mengurus semuanya, aku sempat diajaknya dan ikut membantunya. ketika kami akhirnya pindah keluar dari kota kami dan tinggal di kota lain. mama juga yang selalu ada di samping kami dan memberi kami kekuatan.bahkan waktu usaha papa bangkrut pun ia tetap selalu menjaga dan melindungi kami. ia selalu bisa membuat makanan yg sudah tidak mau kami makan menjadi makanan yg enak. jadi tidak ada makanan yg dibuang. waktu mama di vonis kena stroke ia tetap tegar dan terus bertahan demi kami (kami 5 bersaudara). dengan terpincang2 ia masih terus mendampingi kami, mengurus kami. sampai akhirnya ia harus ambruk juga dan tidak bisa berbuat apa2. ia hanya terbaring. saat itu kami masih sekolah. jadi kami bergiliran mengurusnya, jadi kami harus ijin dalam 1 minggu 1 hari bergiliran untuk mengurus mama. tapi itu semua tidak bisa dibandingkan dengan banyaknya pengorbanan mama untuk kami. ketika mama masuk rumah sakit pun aku yang selalu berada di sampingnya. sampai 3x ia masuk rumah sakit.
selama 5 tahun ia menderita stroke dan dengan keputusan keluarga akhirnya mama dibawa kembali ke kota kami yg dulu, dan aku terpisah dengan mama, karena aku masih harus melanjutkan sekolah disini, dan aku berjanji ketika aku bekerja nanti dan aku penghasilan mama lah orang pertama yang akan aku ajak jalan2 dan aku akan membahagiakan nya.... tapi... itu semua tinggal mimpi belaka.... mama pergi kepangkuan BAPA di SURGA ketika aku masih berjuang untuk nya. dan saat itu aku tidak ada disampingnya. aku jauh di tanah orang. aku selalu bermimpi aku bisa berjalan bersama mama, belanja bersama, membelikannya sesuatu yg disenanginya dengan hasil kerja ku. tapi biarlah itu menjadi mimpi dan aku akan selalu mengenangnya. mengingat semua kasihnya. aku masih merasa aku belum membalas semua kasih sayangnya. walau sudah 8 thn berlalu aku masih belum bisa berhenti menangis saat2 mengenang mama. Tapi saat ia "pergi" aku bisa tersenyum, karena aku percaya ia sudah tidak menderita lagi dengan penyakitnya, ia sekarang sudah tinggal bersama BAPA di SURGA dan nanti pun saatnya aku pasti bisa bertemu dengannya bersama-sama di surga.
Aku Hanya ingin berbagi dengan semua teman, bahwa bahagiakanlah orang tua semasa mereka hidup, agar tidak ada penyeselan pada akhirnya.
Love U mom..... Forever and ever.... you always in my heart
Note : maaf, fotonya tidak jelas, karena aku tidak punya foto terbaru ini saat foto saat terakhir aku bersamanya.
